Tue 24 Rmd 1435 - 22 July 2014
106475
Kapan Para Penumpang Kapal Terbang Berbuka Puasa ??
Dalam safar ( bepergian ) dari Karachi menuju ke Negara Saudi waktu ashar di bulan Ramadhan, setelah beberapa waktu, pramugari mengumumkan kepada para penumpang bahwa sekarang sudah memasuki waktu berbuka puasa menurut waktu Karatchi. Padahal matahari waktu itu masih terlihat dengan jelas dari dalam pesawat. Yang ditanyakan bagaimana hukum puasanya orang yang berbuka padahal kondisinya seperti itu ?


Alhamdulillah.

Para ulama' semuanya bersepakat (ijma') bahwa waktu berpuasa adalah dari mulai terbit fajar sampai terbenam matahari. Berdasarkan firman Allah: "Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam". SQ. Al-Baqarah: 187. Dan sesuai dengan hadits Rasulullah sallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda: "Kalau malam mulai masuk dari sini dan meninggalkan dari sini serta matahari telah terbenam maka sudah boleh berbuka bagi yang berpuasa ".

Setiap orang yang berpuasa hukum puasanya tergantung dimana dia berada. Baik dia berada di atas tanah atau di atas pesawat kapal terbang. Dari sini, maka barangsiapa yang berbuka di atas pesawat dengan menggunakan waktu Negara tertentu, padahal waktu itu matahari masih terlihat dengan jelas belum terbenam. Maka puasanya rusak. Karena dia telah berbuka sebelum matahari terbenam sehingga dia harus mengqadha'nya.

Wabillah taufiq dan shalawat serta salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para shahabatnya. Selesai

Syekh Abdul Aziz Bin Baz … Syekh Abdur Rozzaq Afifi … Syekh Abdullah Ghodyan … Syekh Abdullah Bin Mani'.

Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah Lilbukhuts Al-Ilmiyah Wal Ifta',10/397, 398