Sat 4 DhQ 1435 - 30 August 2014
114765
APAKAH SHALAT SUNAH SEBELUM DAN SESUDAH JUMAT DILAKUKAN EMPAT RAKAAT SEBAGAIMANA YANG DILAKUKAN PADA SHALAT ZUHUR?
Guruku berkata bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 'Siapa yang shalat empat rakaat sebelum Zuhur dan sesudahnya maka neraka tidak akan menyentuh tubuhnya"
Pertama, dapatkan anda menjelaskan apakah ini hadits shahih?
Kedua, saya shalat sebelum dan sesudah Zuhur setiap hari. Akan tetapi pada hari Jumat, saya ragu, apakah saya shalat empat rakaat sebelumnya, padahal shalat Jumat bukan shalat Zuhur. Maka akhirnya saya shalat dua rakaat saja, dan sesudahnya juga dua rakaat. Apakah dibolehkan saya melakukan shalat empat rakaat sebelum dan sesudahnya, atau hanya dua rakaat saja, walaupun setiap hari saya shalat empat rakaat sebelum Zuhur?


Alhamdulillah.

Pertama:

Terdapat riwayat shahih dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda,

مَنْ حَافَظَ عَلَى أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ، وَأَرْبَعٍ بَعْدَهَا حَرُمَ عَلَى النَّارِ (رواه أبو داود، رقم 1269،  والترمذي، رقم 428 . وصححه النووي في "المجموع  (4/7) ، والألباني في "صحيح أبي داود" .

"Siapa yang menjaga shalat empat rakaat sebelum Zuhur dan sesudahnya, haram baginya neraka."

(HR. Abu Daud, no. 1269, Tirmizi, no. 428. Dishahihkan oleh An-Nawawi dalam Al-Majmu, 4/7, dan Al-Albany dalam Shahih Abu Daud)

Kedua:

Shalat Jumat tidak ada sunnah sebelumnya (qabliyah). Karena tidak ada riwayat tersebut dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Tidak terdapat riwayat dari shahabat radhiallahu anhum perkataan bahwa terdapat shalat rawatib yang khusus sebelum shalat Jumat. Yang ada riwayatnya adalah shalat sunnah mutlak tanpa dikhususkan jumlahnya.

Hal ini telah dijelaskan dalam soal jawab no. 6653, 14075.

Tidak benar jika shalat Jumat diqiyaskan dengan shalat Zuhur, sehingga disimpulkan adanya sunnah rawatib sebelum Jumat sebagaiman disunnahkannya rawatib sebelum Zuhur. Karena shalat Jumat berbeda dengan shalat Zuhur dalam banyak ketentuan, dan karena qiyas ini bertentangan dengan perkara yang tampak dari sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang tidak melakukan shalat rawatib sebelum Jumat. Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Seandainya Nabi shallallahu alaihi wa sallam melakukan shalat itu, niscaya akan disampaikan riwayatnya kepada kita. Maka ketika tidak ada riwayatnya, kita dapat mengetahui bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak melakukan shalat rawatib sebelum Jumat.

Adapun shalat sesudah Jumat, terdapat beberapa hadits dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan telah kita bicarakan hal tersebut pada jawaban soal no. 112031.

Wallahua'lam.

Soal Jawab Tentang Islam