Sat 28 Saf 1436 - 20 December 2014
11747
Kompromi Antara Syarat Seorang Khalifah Dari Keturunan Quraisy, Dan Hadits Yang Mengharuskan Taat Dan Patuh Kepada Pemimpin Meski Dia Dari Golongan Budak Hitam Yang Berasal Dari Habasyi.
Apa yang dimaksud dengan hal yang berkaitan dengan ungkapan dalam Aqidah bahwa sesungguhnya seorang khalifah itu harus dari keturunan Quraisy. Bagaimana kita menggabungkan antara yang demikian tadi dengan Hadits yang di dalamnya berisi; “Agar kita taat kepada Pemimpin meski dia dari kalangan Habasyi yang kepalanya bagaikan anggur kering atau kismis.” Saya berharap agar anda bisa membantu kami dapat mengkompromikan keduanya. Dan agar kita dapat menerima kebenaran ?


Alhamdulillah. 

Hadits tentang pemimpin dari kalangan Quraisy adalah Hadits yang Shahih yang diriwayatkan dari jalur yang sangat banyak sekali, dan memang menyebutkan bahwa asalnya, kepemimpinan itu hendaknya dari kalangan Quraisy. Hal ini dalam masalah pemilihan seorang khalifah. Aapun jikalau dominasi atas sebuah perkara dan pengambilan hukum dengan otoritas maka wajib bagi setiap manusia mentaatinya dan haram hukumnya keluar darinya dan tidak tunduk padanya meski yang menjadi pemimpin tersebut seorang budak hitam dari Habasyi sebagaimana yang terdapat dalam Hadits.

As Syaikh Abdil Karim Al Khudlair