Mon 30 Saf 1436 - 22 December 2014
9477
Hakekat Beriman Kepada Malaikat
Apa arti beriman kepada Malaikat ?


Alhamdulillah

Malaikat termasuk alam ghaib, yang Allah –‘azza wa jalla- menciptakan mereka dari cahaya, mereka mentaati semua perintah Allah, sebagaimana firman-Nya:

( لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ ) التحريم/6  .

“.....Yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (QS. At Tahrim: 6)

Beriman kepada malaikat meliputi empat hal:

1.      Meyakini dengan sepenuhnya bahwa mereka itu ada, dan termasuk makhluk Allah yang tunduk kepada-Nya, Allah berfirman:

(…عباد مكرمون .لا يَسْبِقُونَهُ بِالْقَوْلِ وَهُمْ بِأَمْرِهِ يَعْمَلُونَ) الأنبياء/26 :27

“… Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya”. (QS. Al Anbiya’: 26-27)

( لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ) التحريم/6

“… yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (QS. At Tahrim: 6)

(ومن عنده لا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلا يَسْتَحْسِرُونَ . يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لا يَفْتُرُونَ) الأنبياء/19 :20 .

“Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya”. (QS. Al Anbiya’: 20) 

2.      Beriman dengan nama-nama malaikat yang kita mengetahui namanya, seperti; Jibril, Mikail, Israfil, Malik, Ridhwan, dan lain-lain –‘alaihimus salam-.  

3.      Beriman dengan sifat-sifat mereka yang kita mengetahuinya, seperti; kita mengetahui sifat-sifat dari malaikat Jibril –‘alaihis salam- dari sunnah nabawiyah, bahwa beliau memiliki 600 sayap dan telah memenuhi langit. 

4.      Beriman dengan perbuatan mereka yang kita mengetahuinya, Jibril –‘alaihis salam- tugasnya menyampaikan wahyu yang menjadi penyejuk hati, Israfil tugasnya meniup sangkakala, Mikail bertugas mengatur hujan, Malik bertugas menjaga Neraka, dan lain-lain.

Yang terpenting, yang menjadi kewajiban kita untuk mengimaninya adalah bahwa setiap orang bersamanya dua malaikat yang bertugas menulis semua perbuatan orang tersebut:

( إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ ) ق/17-18

“ (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir”. (QS. Qaff: 17-18)

Maka, jagalah diri anda wahai muslim, akan pencatatan kedua malaikat tersebut yang akan terungkap keburukan anda pada hari kiamat, semua yang anda ucapkan akan tersimpan dengan baik. Dan jika hari kiamat tiba maka catatan amal setiap orang akan dikeluarkan,

( ونخرج له يوم القيامة كتابا يلقاه منشورا . اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيباً ) الإسراء/13 :14

“Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu." (QS. Al Isra’: 13-14)

Semoga Allah menutup aib kita, dan mengampuninya, sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengijabah setiap do’a.

Baca: A’lam Sunnah al Mansyurah: 86, Majmu Fatawa Syeikh Ibnu Utsaimin : 3/160. Untuk pembahasan lebih lanjut, silahkan anda merujuk pada soal: 843 dan 14610.

Syeikh Muhammad Shaleh al Munajjid