49040: Seseorang Menggauli Istrinya Dalam Puasa Wajib Selain Ramadan


Apa hukum seseorang menggauli istrinya dalam puasa wajib selain Ramadan?

Published Date: 2016-10-11

Alhamdulillah

Fadhilatus Syekh Sulaiman bin Nasir Alwan hafidhahullah ditanya, “Apa hukum seseorang menggauli istrinya dalam puasa wajib selain Ramadan?

Maka beliau menjawab, “Para ulama sepakat bahwa kaffarah (tebusan) diwajibkan bagi jima’ di siang Ramadan. Baik keluar mani atau tidak keluar. Tidak dikecualikan hal itu melainkan orang yang dipaksa, tidak mengetahui hukum dan lupa menurut pendapat terkuat diantara para ulama. Kalau telah keluar (mani) dan belum masuk ke kemaluan, maka diharuskan mengqodo menurut kebanyakan ahli ilmu. Kalau sudah masuk ke kemaluan dan tidak keluar mani, maka diharuskan kaffarah (tebusan) dan qoda’. Sehingga kaffarah terkait dengan masuk ke dalam kemaluan bukan keluar mani. Tidak diwajibkan kaffarah kecuali dalam jima di siang Ramadan. Kalau jima dalam (puasa) qodo’ wajib atau nazar atas semisal itu. Tidak diwajibkan kaffarah. Dan itu pendapat jumhur dan ini yang nampak sesuai dalil. Dan itu pendapat tidak satu dari kalangan ahli ilmu. Kalau seseorang berhubungan di akhir hari Ramadan, kemudian nampak setelah itu bulan syawal, maka tidak diwajibkan kaffarah. Karena puasanya bukan wajib atasnya. Wallahu a’lam silahkan melihat soal no. 40242.

Soal Jawab Tentang Islam
Create Comments