Wed 4 Saf 1436 - 26 November 2014
65517
Seorang Nasrai Bertanya Apa Saja Yang Kalian Lakukan Pada Bulan Ramadhan ?
Apa saja yang kalian lakukan pada bulan puasa ?


Alhamdulillah

Allah –ta’ala- mengkhususkan bulan Ramadhan dengan banyak keistimewaan dan keutamaan yang tidak ada di bulan lain, ia adalah inti dari bulan-bulan yang lain, dan menjadi hak Allah untuk memilih bulan tertentu dari pada bulan yang lain, dan mengutamakan malam tertentu dari pada malam yang lain, sebagaimana dalam firman Allah:

( وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ ) القصص/68 .

“Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya”. (QS. al Qashas: 68

Allah –ta’ala- tetapkan di bulan Ramadhan terdapat malam mulia “lailatul qadr” yang Allah berfirman tentang malam tersebut:

( لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ) القدر/3

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”. (QS. Al Qadr: 3)

Maksudnya bahwa ibadah di malam tersebut lebih banyak pahalanya dari ibadah selama 1000 bulan, hal ini menunjukkan akan agungnya keutamaan Allah pada umat ini.

Lailatu qadr terjadi pada malam 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan, oleh karenanya umat Islam lebih giat beribadah pada 10 hari tersebut dengan harapan mendapatkan keutamaan malam yang mulia tersebut.

Sedangkan apa saja yang kita kerjakan di bulan Ramadhan, yaitu; kita semua mendekatkan diri kepada Allah, bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada-Nya. Allah telah mensyari’atkan banyak ibadah yang Allah menyukai kalau kita mendekatkan diri kepada-Nya dengan ibadah-ibadah tersebut, di antaranya adalah sebagai berikut:

1.      Puasa

Yaitu; menahan diri dari makan, minum dan jima’ atau yang membatalkan puasa dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari, bukan kami saja (umat Islam) yang diperintah puasa pada bulan Ramadhan, akan tetapi umat-umat terdahulu juga diperintah untuk berpuasa, sebagaimana dalam firman-Nya:

( يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ) البقرة/183

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS. Al Baqarah: 183)

2.      Memperbanyak shalat malam (shalat tarawih)

Shalat malam memiliki dampak yang menakjubkan dalam perbaikan dan kesucian jiwa, juga termasuk menjadi sebab pengampunan dosa.

3.      Membaca al Qur’an

Ramadhan adalah bulan al Qur’an, pada bulan inilah awal mula turunnya wahyu kepada Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Oleh karenanya anda mendapati umat Islam (berusaha) menghatamkan al Qur’an pada bulan Ramadhan, sebagian mereka ada yang hatam satu kali ada juga yang dua kali hatam, bahkan ada juga yang lebih.

Seorang muslim telah memahami bahwa membaca satu huruf saja dilipatgandakan 10 kali lipat, dan membaca satu lembar dari al Qur’an maka ia mendapatkan 1000 kebaikan.

4.      Shadaqah dan memberikan makanan

Dahulu Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- terkenal paling dermawan, dan lebih dermawan lagi pada saat berada di bulan Ramadhan.

Beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam- sangat menganjurkan kita semua untuk memberikan makanan, dan memberi hidangan buka puasa, sehingga menjadikan pahala orang yang memberikan hidangan puasa sama dengan orang yang berpuasa tidak berkurang sedikitpun.

5.      Berdo’a

Ramadhan adalah bulan do’a, do’a orang yang berpuasa adalah mustajab (mudah dikabulkan), dan pada saat berbuka do’a orang yang berpuasa tidak ditolak.

6.      I’tikaf

Adalah berdiam di masjid untuk memfokuskan diri hanya beribadah dan taat kepada Allah, waktu pelaksanaannya disunnahkan pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan dengan harapan juga mendapatkan (keutamaan) lailatul Qadr.

7.      Allah –ta’ala- telah mewajibkan zakat fitrah pada akhir bulan Ramadhan, zakat tersebut dinamakan zakat fitrah.

Tujuannya untuk mensucikan orang yang berpuasa dari apa yang selama ini dilakukan seperti perbuatan sia-sia, berkata kotor. Juga memberikan santunan dan makanan bagi orang-orang yang miskin.

Zakat fitrah tersebut diwajibkan kepada umat Islam baik anak-anak, orang dewasa, laki-laki maupun perempuan. Ibadah ini menjadi sarana kasih sayang antar sesama, saling membantu, merasakan satu-kesatuan yang utuh antar umat Islam.

8.      Melaksanakan shalat idul fitri

Ibadah ini menjadi penutup dari semua amal kebaikan umat Islam selama pada bulan Ramadhan, dan semuanya berkumpul mengungkapkan rasa bahagia dan rasa syukur kepada Allah –ta’ala-.

Kesimpulannya, seorang muslim yang diridhai ia akan menyelesaikan Ramadhan dari mulai puasa, shalat, qiyamul lail, dzikir, membaca al Qur’an, dan ditutup dengan I’tikaf dan zakat, juga meningkatkan silaturrahim, saling bertukar kebaikan, memperbanyak infaq di jalan Allah, dan lain sebagainya dari semua amal kebaikan. Maka Ramadhan menjadi musim kebaikan baginya, membekali diri dengan ketaatan, membebaskan diri dari semua dosa dan keburukan, pada setiap malam di bulan Ramadhan, Allah membebaskan banyak orang dari api neraka, mengampuni dosa-dosa dan keburukan mereka, oleh karenanya bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling dicintai umat Islam, mereka semua merasakan kebahagiaan di dalamnya, ketenangan dan ketentraman, bahkan mereka pun berangan-angan sepanjang tahun menjadi bulan Ramadhan seterusnya.

Semoga saja anda bisa mengunjungi beberapa pusat keislaman agar anda mengetahui sendiri kebahagiaan yang dialami umat Islam pada bulan Ramadhan, baik anak-anak maupun orang dewasa, inilah dampak dari ketaatan dan ibadah.

Kami memohon kepada Allah agar memberikan hidayah-Nya kepada anda untuk kebaikan dan kebahagiaan anda di dunia dan akhirat.

Wallahu a’lam .

Soal Jawab Tentang Islam