Thu 6 Muh 1436 - 30 October 2014
9222
Saya Membuat Tato Sebelum Masuk Islam, Apakah Ia Termasuk Yang Dilaknat
Saya telah membaca akhir-akhir ini, bahwa wanita yang mempunyai tato, maka dia dilaknat. Sebelum saya masuk islam, saya membuat tato, apakah hal itu terkena kepada saya juga? Jika ada yang melamar, apakah saya beritahukan kepada peminang terlebih dahulu terkait dengan masalah tato? Jika dia tidak ingin berdampingan dengan ‘Wanita terlaknat’


Alhamdulillah

Seorang muslim hendaknya mengetahui bahwa Islam menutupi kejelekan dan menghapuskannya bahwa Allah menggantikannya dengan kebaikan. Sebagaimana firman Allah Tabaroka Wata’la:

فَأُوْلَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا (سورة الفرقان: 70) .

“Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” )QS. Al-Furqon: 70(

Dari Amr bin Ash berkata,

فلما جعل الله الإسلام في قلبي أتيت النبي  صلى الله عليه وسلم  فقلتُ : ابسط يمينك فلأبايعك ، فبسط يمينه ، قال : فقبضت يدي ، قال : مالك يا عمرو ؟ قال : قلت : أردت أن أشترط ، قال : تشترط بماذا ؟ قلت : أن يغفر لي ، قال : أما علمت أن الإسلام يهدم  ما كان قبله ، وأن الهجرة تهدم ما كان قبلها ، وأن الحج يهدم ما كان قبله (رواه مسلم، رقم  121)

“Ketika Allah menjadikan Islam dalam hatiku, maka saya mendatangi Nabi sallallahi’alaihi wa sallam dan saya berkata, “Bukalah tangan kanan anda, saya akan membait kepada anda, maka beliau membuka tangan kanannya. Berkata, “Saya menggenggem tanganku. (Nabi) bertanya, “Ada apda anda wahai Amr? Berkata, Saya menjawab, “Saya ingin memberikan syarat. Nabi bertanya, “Minta syarat apa? Saya berkata, “Agar saya dimaafkan. Maka beliau bersabda, “Apakah anda tidak tahu bahwa Islam menghancurkan (amalan) sebelumnya. Sesungguhnya hijrah menghancurkan (amalan) sebelumnya. Dan haji, menghancurkan (amalan) sebelumnya.” )HR. Muslim, no. 121).

Hadits ini menunjukkan bahwa barangsiapa yang masuk Islam, maka dia akan diampuni semua kesalahan dari perbuatan yang dilakukan sebelum Islam.

Kedua,

Terdapat larangan dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam bertato. Dari Abu Juhaifah radhiallahu’anhu berkata,

لعن النبي  صلى الله عليه وسلم الواشمة والمستوشمة وآكل الربا وموكله ونهى عن ثمن الكلب وكسب البغي ولعن المصورين  (رواه البخاري، رقم 5032) .

“Nabi sallallahu’alaihi wa sallam melaknat orang yang bertato dan yang minta tato, memakan riba dan wakilnya. Serta melarang dari uang (penjualan) anjing, hasil melacur serta orang yang menggambar.” (HR. Bukhari, no. 5032).

Tato termasuk dosa besar, akan tetapi kalau seseorang bertaubat, maka Allah akan menerima taubatnya.

Ketiga,

Kedokteran modern telah menemukan (obat) untuk menghilangkan tato. Obatnya tersedia di apotik serta dikenal. Sehingga memungkinkan anda untuk menghilangkannya insyaallah.

Keempat,

Sesungguhnya laknat bagi wanita bertato bukan sifat permanen, bahkan kapan saja seseorang bertaubat, maka sifat tersebut hilang. Sehingga perkataan anda salah terkait dengan diri anda sebagai wanita terlaknat. Bahkan kita berharap anda termasuk wanita sholehah.

Kelima,
tidak diragkan lagi bagi orang yang akan menikahi anda, akan menghargai masalah ini, apalagi sebelum Islam. Sampai meskipun setelah Islam, selagi seorang muslim bertaubat darinya, maka tidak ada lagi celaan dan hinaan bahkan keburukan diganti dengan kebaikan.

Wallahua’lam .

Soal Jawab Tentang Islam