36869: Tidak Disyariatkan Sai Antara Shofa Dan Marwah Kecuali Dalam Haji Atau Umrah


Apakah dibolehkan sai sunah?

Published Date: 2017-01-03

Alhamdulillah

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Tidak boleh sai Sunnah, karena sai disyariatkan dalam manasik haji dan umrah. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْراً فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ (سورة البقرة: 158)

“Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-'umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 158).

(Fatawa Araknil Islam, hal. 540)
Create Comments