Ahad 8 Rabi'uts Tsani 1440 - 16 Desember 2018
Indonesian

Hakekat Beriman Kepada Hari Akhir

Pertanyaan

Apa maksud beriman kepada hari akhir?

Teks Jawaban

Alhamdulillah

Ketahuilah semoga Allah memberikan taufik ketaatan kepada-Nya bahwa maksud beriman kepada hari akhir adalah:

Keyakinan kuat akan datang dan terjadinya semua apa yang dikabarkan Allah dan Rasul-Nya sallallahu alaihi wa sallam tentang hal itu apa yang terjadi setelah kematian. Termasuk hal itu adalah beriman dengan tanda-tanda hari kiamat yang ada sebelumnya. (Beriman) dengan kematian dan yang mengiringinya dari kondisi sakaratul maut dan setelahnya dari fitnah, siksa dan kenikatan kubur. Tiupan sangkakala, kebangkitan, kondisi genting pada hari kiamat, perincian dikumpulkan orang-orang, perhitungan, surga dan kenikmatan yang tertinggi adalah melihat wajah Allah Azza Wajalla. Dan neraka serta siksaannya yang terberat adalah ditutupi dari melihat Tuhannya Azza Wajalla. Dan mengamalkan isi dari keyakinan ini.

Kalau keimanan ini telah tereaslisasikan di hati seorang hamba, maka akan berbuah yang sangat agung nan mulia diantaranya adalah :

Pertama: keinginan melakukan ketaatan dan sangat menjaganya mengharapkan pahala di hari itu.

Kedua: takut melakukan kemaksiatan dan rela dengannya karena takut akan siksaan hari itu.

Ketiga: hiburan bagi orang mukmin dari kenikmatan dunia yang tidak didapatkan, karena mengharapkan kenikmatan akhirat dan pahalanya.

Kita memohon kepada Allah yang Maha Agung, agar kita diberi kenikmatan iman yang jujur dan keyakinan yang kokoh amin.

Silahkan melihat ‘A’lamus Sunnah Mansyurah, hal. 110 dan ‘Syarkh Usul Tsalatsah karangan Syekh Ibnu Utsaimin, hal. 98-103.

Refrensi: Syekh Muhammad Sholeh Al-Munajid

Kirim Catatan