Selasa 3 Rabi'uts Tsani 1440 - 11 Desember 2018
Indonesian

Melaksanakan Sa’i Dahulu Sebelum Thawaf

109274

Tanggal Tayang : 11-04-2016

Penampilan-penampilan : 846

Pertanyaan

Saya telah melaksanakan umrah, saya tidak tahu sebelumnya kalau thawaf itu dilakukan sebelum sa’i, saya melakukan sa’i dulu baru melaksanakan thawaf, maka bagaimanakah hukum dari ibadah umrah saya tersebut ?

Teks Jawaban

Alhamdulillah

Tidak perlu lagi mengulang sa’inya, berdasarkan riwayat Abu Daud dalam kitab Sunannya dengan sanad yang shahih bahwa Usamah bin Syuraik berkata:

خرجت مع النبي صلى الله عليه وسلم حاجاً، فكان الناس يأتونه، فمن قائل: يا رسول الله سعيت قبل أن أطوف، أو قدمت شيئاً وأخرت شيئاً، فكان يقول : (لا حرج، لا حرج، إلا على رجل اقترض عرض رجل مسلم وهو ظالم، فذلك الذي حَرِجَ وهَلكَ(

“Saya pernah keluar bersama Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- untuk melaksanakan ibadah haji, ada banyak orang yang menghampiri beliau. Di antara mereka ada yang berkata: “Wahai Rasulullah, saya telah melakukan sa’i dulu sebelum thawaf, atau saya mendahulukan sesuatu dan mengakhirkan sesuatu, maka beliau bersabda: “Tidak masalah, tidak masalah (tidak berdosa), kecuali seorang laki-laki yang mempunyai hutang harga diri seorang muslim –dengan ghibah atau yang lainnya- , yang demikian maka dia sebagai orang dzalim, maka itulah yang menjadi masalah dan mencelakakan”.

Petunjuk itu datang dari Alloh, semoga shalawat dan salam terhaturkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

(Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiyah wal Ifta’)

(Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, Syeikh Abdur Razzaq Afifi, Syeikh Abdullah bin Ghadyan, Syeikh Abdullah bin Qu’uud)

(Fatawa Lajnah Daimah: 11/320)

Wallahu A’lam.

Refrensi: Soal Jawab Tentang Islam

Kirim Catatan