Senin 18 Dzulhijjah 1445 - 24 Juni 2024
Indonesian

Sakaratul Maut Apakah Dapat Meringankan Dosa?

Pertanyaan

Kesulitan dalam sakaratul maut, apakah dapat meringankan dosa-dosa, begitu juga sakit apakah juga dapat meringankan dosa-dosa. Mohon penjelasannya!

Teks Jawaban

Alhamdulillah.

Ya, semua apa yang menimpa pada seseorang baik berupa sakit, atau kesulitan, atau gundah gulana atau kesedihan sampai tertusuk duri, itu semua dapat menghapus dosa, kalau bersabar dan mengharap pahala. Bahkan selain itu, dia juga akan mendapatkan pahala dari kesabaran yang dia hadapi dari musibah yang dia alami. Hal itu tidak ada perbedaan antara hal itu ketika akan meninggal dunia atau sebelumnya. Maka semua musibah itu menjadi penghapus dari dosa-dosa bagi orang mukmin. Yang menunjukkan hal itu adalah firman Allah ta’ala:

 وما أصابكم من مصيبة فبما كسبت أيديكم ويعفو عن كثير

الشورى: 30

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. As-Syuro: 30)

Jika musibah merupakan akibat dari perbuatan kita, maka hal itu menunjukkan bahwa dia dapat menjadi penggugur dari apa yang kita lakukan dan apa yang kita perbuat. Begitu juga Nabi sallalahu’alaihi wa salam memberitahukan bahwa tidaklah seorang mukmin tidak terkena musibah baik berupa gundah gulana, kesedihan, dan yang menyakitkan sampai tertusuk duri yang menimpanya kecuali dengannya Allah akan menghapuskan dosanya.

Refrensi: Syekh Ibnu Utsaimin dalam ‘A-Fatawa Al-Jami’ah Lil Mar’atil Muslimah, 3/1138.