Rabu 4 Rabi'uts Tsani 1440 - 12 Desember 2018
Indonesian

Tidak Boleh Menghajikan Badal Orang Lain Sebelum Menunaikan Haji Untuk Dirinya Sendiri

Pertanyaan

Ibu saya wafat pada awal bulan Ramadan sedangkan dia belum menunaikan ibadah haji sebelumnya. Karena itu saya ingin berniat haji untuknya, tapi saya belum menunaikan haji untuk diri saya sendiri.

Teks Jawaban

Alhamdulillah. 

Saya mohon kepada Allah Ta’ala semoga anda mendapatkan pahala atas sikap baik anda kepada ibu anda dengan berusaha memberikan kebaikan kepadanya dan berbakti setelah kematiannya.

Adapun terkait pertanyaan anda, maka seorang muslim yang hendak menunaikan haji sebagai badal orang lain dia diharuskan untuk menunaikan haji untuk dirinya terlebih dahulu. Dalilnya berdasaarkan hadits Ibnu Abbas, sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam mendengar seseorang yang mengucapkan “Labbaikan an syubrummah” dia mengatakan bahwa (Syubrumah) adalah saudara atau kerabat saya. Maka Rasulullah shallalalhu alaihi wa sallam bertanya, “Apakah engkau sudah menunaikan haji untuk dirimu?” Dia menjawab, “Belum” Maka beliau bersabda, “Tunaikan haji untuk dirimu, lalu tunaikan haji untuk Syubrummah.” (HR. Abu Daud dalam sunannya, bab Kitabul Manasik Bab Ar-Rajul Yahujju an ghairihi. Ini adalah hadits shahih). 

Kami mohon semoga Allah mengampuni ibu anda dan memasukkannya ke dalam rahmatNya, sesungguhnya Allah pelindung bagi orang yang bertakwa.

Refrensi: Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid

Kirim Catatan