Rabu 11 Rabi'uts Tsani 1440 - 19 Desember 2018
Indonesian

Nyanyian Wanita Dan Penampilannya Di Hadapan Anak-anak

147128

Tanggal Tayang : 09-05-2016

Penampilan-penampilan : 696

Pertanyaan

Dahulu saya wanita kecil, saya ingin tampil di televisi dan menyanyi. Saya tahu hal ini bukan dari Islam. Akan tetapi apakah anda dapat memberitahukan kepadaku kesempatan apa yang dapat saya lakukan untuk tampil atau menyanyi di hadapan anak-anak?

Teks Jawaban

Alhamdulillah

Pertama:

Nyanyian wanita ada yang mubah dan ada yang haram.

1.Kalau wanita menyanyi untuk suami atau anaknya. Atau menyanyi untuk anak-anak atau para wanita di perayaan pernikahan atau hari raya, tanpa diiringi peralatan musik selain rebana, maka tidak mengapa menyanyikannya. Akan tetapi sebaiknya jangan terlalu banyak melakukan hal itu dan jangan sampai dia menjadi terkenal karenanya. Karena wanita muslimah selayaknya memiliki agenda dan tujuan yang tinggi. Tidak disibukkan dengan perkara mubah dengan mengabaikan ketaatan dan taqarub (kepada Allah). Di depannya banyak pintu kebaikan yang bermanfaat baginya dan bagi yang lainnya. Seperti mencari ilmu, menghafal Al-Qur’an untuk anak-anak dan dewasa. Agar dia menjadi orang yang terbaik.

Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ (رواه البخاري، رقم 5027. وفي رواية له) إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik anda semua adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari, no. 5027 dan dalam redaksi lain, “Sesungguhnya orang yang terbaik di antara kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” 

2.Adapun nyanyian wanita di depan lelaki asing, atau jika suaranya terdengar lelaki asing, atau nyanyiannya diiringi dengan alat musik atau perkataan jorok, maka ini diharamkan.

Dari sini, anda dapat mengetahui bahwa mungkin anda menyanyi untuk anak-anak dalam sebagian kesempatan seperti hari raya dan perayaan pernikahan dan semisalnya.

Dengan syarat hal itu tidak dilihat oleh para lelaki asing.

Kedua:

Menjadi pemain sandiwara masih terjadi perbedaan di kalangan para ulama. Yang kuat dibolehkan dengan batasan agama. Hal ini telah dijelaskan dalam jawaban soal no. 10836. Penampilan wanita di hadapan anak-anak tidak mengapa. Pembahasannya sama seperti dalam nyanyian. Semestinya jangan kebanyakan dan jangan terkenal dengannya. Karena posisi yang tinggi hendaknya tujuan anda yang perlu anda gapai. Anda melakukan hal ini hanya sekedar untuk hiburan dan memberi kesenangan pada sebagian waktu.

Wallahu a’lam.

Refrensi: Soal Jawab Tentang Islam

Kirim Catatan