Sabtu 10 Shofar 1443 - 18 September 2021
Indonesian

Dia Ingin Masuk Islam Dan Memohon Petunjuk Arahan Untuk Kehidupannya Yang Baru

Pertanyaan

Saya orang non muslim dan ingin masuk Islam untuk membangun kehidupan baru. Di masyarakat Islam yang indah, apakah saya dapatkan orang yang dapat membantu saya dan mengarahkan saya ?

Teks Jawaban

Alhamdulillah.

Betapa gembiranya kami wahai hamba Allah, saat anda merespon situs kami ini sementara cahaya telah menerangi hati anda. Hati anda mulai terbuka dan lapang dada untuk menerima cahaya baru tersebut. Dimana Allah lebih mencintai kepada hamba-Nya untuk menyinari dengannya.

Itu adalah detik-detik akhir anda menentukan yang akan membedakan dalam kehidupan anda semuanya. Tidak hanya sekedar pada kehidupan dunia fana ini semata, akan tetapi akan berdampak pada kehidupan anda disana. Berupa kehidupan yang kekal selamanya. Bisa jadi akan masuk ke surganya Allah  sebagaimana yang Allah inginkan kepada hamba-hamba-Nya dan seperti yang kita semua harapkan untuk anda, kekal selama-lamanya di sana, dengan penuh kenikmatan di surga-Nya, tanpa ada putus asa, tanpa ada kelelahan, tidak ada kematian, tidak menua, tidak gundah gulana pun tidak ada kesedihan disana, akan tetapi akan berbahagia dengan kebahagiaan selamanya. 

Atau akan masuk ke dalam neraka jahanam, semoga Allah melindungi kita dan anda darinya, kekal selamanya, tidak akan mati disana sehingga dia bisa beristirahat, juga tidak bisa hidup dengan tenang dan sehat. Bahkan penghuninya akan merasakan siksaan yang menghinakan selama-lamanya. Dan mereka tidak akan pernah bisa keluar darinya.

Itulah kesempatan yang kita bicarakan didalamnya tentang ‘Keinginan anda untuk masuk Islam’ ini termasuk kesempatan terbukanya dada anda setelah sebelumnya sempit dan bercahaya setelah ada kegelapan. Allah ta’ala berfirman:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِ كَذَلِكَ يَجْعَلُ اللَّهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ

الأنعام/125

“Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (QS. Al An’am: 125).

Maka gunakanlah kesempatan tersebut wahai hamba Allah, jangan menunda dan mengakhirkannya dari kesempatan berharga ini….

Janganlah menutup jendela ini, dimana telah terbuka pada hati anda dengan hembusan angin sahar (akhir malam) dan pagi hari. Maka kapan saja anda menutupnya -semoga Allah menjaga anda dari hal itu- maka hati anda hampir saja akan mati. Tanpa ada nafas dari Allah yang dapat menghidupkannya.

Jangan menunda untuk menghirup hembusan angin segar yang telah berhembus ke dalam hati anda. Ketika anda menunda kesempatan hembusan pagi yang sejuk, maka anda akan merasakan panasnya matahari yang akan membakar Anda dengan api yang menyala-nyala. 

Maka bersegerahlan wahai hamba Allah, karena jika kesempatan itu telah terlewatkan, kemungkinan tidak akan kembali lagi. Allah ta’ala berfirman:

 وَنُقَلِّبُ أَفْئِدَتَهُمْ وَأَبْصَارَهُمْ كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوا بِهِ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَنَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ

الأنعام/110

“Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat. (QS. Al-An’am: 110).

Bersegerahlah wahai hamba Allah untuk menggunakan kesempatan ini. Dimana kebanyakan manusia telah menelantarkannya. Kemudian mereka berangan-angan agar bisa kembali. Kesempatan itu ketika telah terlewatkan waktunya dan menghilang, maka ia tidak akan kembali lagi. Allah berfirman :

الر تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ وَقُرْآنٍ مُبِينٍ * رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ * ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

الحجر/1-3

“Alif Lam Ra. (Surah) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Kitab (yang sempurna) yaitu (ayat-ayat) Al-Qur'an yang memberi penjelasan. Orang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang Muslim. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya). QS. Al-Hijr: 1-3.

Bersegerahlah wahai hamba Allah, karena perkara ini mudah, sangat mudah sekali, bagi orang yang dimudahkan oleh Allah dan diberi taufiq kepadanya.

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، قَالَ: كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ، فَأَصْبَحْتُ يَوْمًا قَرِيبًا مِنْهُ  وَنَحْنُ نَسِيرُ، فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنِي بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الجَنَّةَ وَيُبَاعِدُنِي عَنِ النَّارِ؟!

قَالَ: «لَقَدْ سَأَلْتَنِي عَنْ عَظِيمٍ، وَإِنَّهُ لَيَسِيرٌ عَلَى مَنْ يَسَّرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ: تَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا تُشْرِكْ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصُومُ رَمَضَانَ، وَتَحُجُّ البَيْتَ» .

ثُمَّ قَالَ: أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الخَيْرِ: الصَّوْمُ جُنَّةٌ، وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الخَطِيئَةَ كَمَا يُطْفِئُ المَاءُ النَّارَ، وَصَلَاةُ الرَّجُلِ مِنْ جَوْفِ اللَّيْلِ. قَالَ: ثُمَّ تَلَا تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ المَضَاجِعِ [السجدة: 16]، حَتَّى بَلَغَ يَعْمَلُونَ [السجدة: 17] .

ثُمَّ قَالَ: أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الأَمْرِ كُلِّهِ وَعَمُودِهِ، وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ؟ قُلْتُ: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَالَ: رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلَامُ، وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ، وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الجِهَادُ .

ثُمَّ قَالَ: أَلَا أُخْبِرُكَ بِمَلَاكِ ذَلِكَ كُلِّهِ؟

قُلْتُ: بَلَى يَا نَبِيَّ اللَّهِ.

فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ، قَالَ: كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا!!

فَقُلْتُ: يَا نَبِيَّ اللَّهِ، وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُونَ بِمَا نَتَكَلَّمُ بِهِ؟

فَقَالَ: ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ، وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ أَوْ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ.

رواه الترمذي (2616)، وقال هذا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ ورواه  أحمد وغيره، وصححه الألباني  

“Dari Mu’adz bin Jabal berkata, “Dahulu saya pernah bersama Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam dalam suatu safar. Maka pada pagi hari saya sangat dekat dengan beliau sementara kita sedang berjalan. Maka saya bertanya, ”Wahai Rasulullah, tolong beritahukan kepadaku suatu amalan yang dapat memasukkan diriku ke dalam surga dan menjauhkan diriku dari neraka?

Maka beliau menjawab, “Sungguh anda telah bertanya kepadaku sesuatu yang agung, dan ia akan mudah bagi orang yang dimudahkan oleh Allah kepadanya. Engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun. Engkau tunaikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan menunaikan ibadah haji ke baitullah.

Kemudian beliau bertanya, “Apakah anda mau saya tunjukkan pintu-pintu kebaikan? Puasa itu tameng, shodaqah dapat penghapus kesalahan sebagaimana air dapat memadamkan api. Dan shalatnya seseorang di tengah malam. Berkata, kemudian beliau membaca Qur’an:

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ المَضَاجِعِ

 السجدة/ 16 

حَتَّى بَلَغَ

يَعْمَلُونَ

  السجدة/17 

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan. QS. As-Sajdah: 16-17.

Kemudian beliau berkata,”Apakah anda mau saya beritahukan pokok semua suatu urusan. Tiangnya dan ujung tombaknya? Saya menjawab, “Ya wahai Rasululah, beliau bersabda, “Pokok suatu urusan adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan ujung tombaknya adalah jihad. Kemudin berkata,”Apakah kamu mau saya beritahukan yang dapat menguatkan semuanya itu?

Saya menjawab, “Ya wahai Nabi Allah. Kemudian beliau memegang mulutnya, seraya bersabda: tahanlah (jaga) ini olehmu. Saya berkata, ”Wahai Nabi Allah, apakah kami akan disiksa dengan apa yang kita bicarakan. Maka beliau mengatakan, “Alangkah sedihnya ibumu kehilanganmu wahai Mu’ad, apakah orang akan dilemparkan ke dalam neraka dengan wajah tersungkur tidak lain disebabkan hasil panen dari lisannya”. (HR. Tirmizi, (2616) dan berkomentar, “Hadits Hasan shohih, diriwayatkan juga oleh Ahmad dan lainnya. Serta dinyatakan shohih oleh Albani).

Anda tidak membutuhkan dukun untuk anda tuju, juga tidak perlu perantara untuk anda, tidak juga kepada seorangpun dari makhluk untuk mengarahkan anda. Allah subhanahu lah semata yang akan menjadi petunjuk. dan dapat mengenalkan kepada anda lewat wahyu-Nya dan lisan Rasul-Nya. Maka menghadaplah kepada-Nya karena sesungguhnya Dia dekat, lebih dekat dari apa yang anda sangka atau anda bayangkan.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

البقرة/186

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. QS. Al-Baqarah: 186.

Anda tidak perlu bertanya tentang waktu, atau beberapa jam malam atau siang, anda masuk kepada Tuhan anda untuk memulai kehidupan anda yang baru, semua waktu adalah waktu bagi anda.

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu’anhu dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ، وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا 

رواه مسلم (2759)

“Sesungguhnya Allah azza wajallah membentangkan Tangan-Nya pada malam hari untuk menerima taubat pelaku dosa pada siang hari. Dan membentangkan tangan-Nya pada siang hari untuk menerima taubat pelaku dosa pada malam hari, sampai terbitnya matahari dari arah barat. HR. Muslim, (2759).

Hati-hati jangan sampai syetan menghalangi anda dari agama Allah, sehingga menjadi penghalang antara anda dan Tuhan anda, karena dosa yang telah anda perbuat, juga sisi gelapnya masa lalu anda. Tinggalkan semua masa lalu anda ini dan mulailah dengan lembaran baru, putih jernih dengan janji baru bersama Tuhan anda. Bertaubat dari kekufuran dan dari kondisi yang ada pada diri anda, kondisi apapun di masa lalu selama berada dalam kekufuran. Allah berfirman:

قُلْ يَاعِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53) وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ (54) وَاتَّبِعُوا أَحْسَنَ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ بَغْتَةً وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ (55) أَنْ تَقُولَ نَفْسٌ يَاحَسْرَتَا عَلَى مَا فَرَّطْتُ فِي جَنْبِ اللَّهِ وَإِنْ كُنْتُ لَمِنَ السَّاخِرِينَ (56) أَوْ تَقُولَ لَوْ أَنَّ اللَّهَ هَدَانِي لَكُنْتُ مِنَ الْمُتَّقِينَ (57) أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى الْعَذَابَ لَوْ أَنَّ لِي كَرَّةً فَأَكُونَ مِنَ الْمُحْسِنِينَ (58) بَلَى قَدْ جَاءَتْكَ آيَاتِي فَكَذَّبْتَ بِهَا وَاسْتَكْبَرْتَ وَكُنْتَ مِنَ الْكَافِرِينَ (59) وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ تَرَى الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَى اللَّهِ وُجُوهُهُمْ مُسْوَدَّةٌ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِلْمُتَكَبِّرِينَ (60) وَيُنَجِّي اللَّهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْ لَا يَمَسُّهُمُ السُّوءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

الزمر/53-61

“Katakanlah, "Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong. Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu (Al-Qur'an) dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu secara mendadak, sedang kamu tidak menyadarinya, agar jangan ada orang yang mengatakan, ‘Alangkah besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah),’ atau (agar jangan) ada yang berkata, ‘Sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa,’ atau (agar jangan) ada yang berkata ketika melihat azab, ‘Sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), tentu aku termasuk orang-orang yang berbuat baik.’ Sungguh, sebenarnya keterangan-keterangan-Ku telah datang kepadamu, tetapi kamu mendustakannya, malah kamu menyombongkan diri dan termasuk orang kafir." Dan pada hari Kiamat engkau akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, wajahnya menghitam. Bukankah neraka Jahanam itu tempat tinggal bagi orang yang menyombongkan diri? Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan mereka. Mereka tidak disentuh oleh azab dan tidak bersedih hati.” (QS. Az-Zumar: 53-61)

Wahai hamba Allah sesungguhnya (Islam menghancurkan (dosa-dosa) sebelumnya) baik berupa kesyirikan, perbuatan syirik, kondisi kesyirikan, keyakinan syirik. Maka lemparkan dosa-dosa ini dari pundak anda, sungguh ia telah membebani anda, dan mulailah kehidupan anda yang bersih suci bersama Tuhan seluruh alam. Masuklah kepada-Nya dan larilah kepada-Nya.

Ya, kebahagiaanmu, ketenanganmu, dan keindahanmu di dunia dan di akhirat. Sesungguhnya apa yang Allah bukakan untukmu pintu masa depan ini, menyinari anda dengan cahaya yang baru.

إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً لِمَنْ خَافَ عَذَابَ الْآخِرَةِ ذَلِكَ يَوْمٌ مَجْمُوعٌ لَهُ النَّاسُ وَذَلِكَ يَوْمٌ مَشْهُودٌ * وَمَا نُؤَخِّرُهُ إِلَّا لِأَجَلٍ مَعْدُودٍ * يَوْمَ يَأْتِ لَا تَكَلَّمُ نَفْسٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ فَمِنْهُمْ شَقِيٌّ وَسَعِيدٌ * فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ * خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ * وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ

هود/103-108

“Sesungguhnya pada yang demikian itu pasti terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Itulah hari ketika semua manusia dikumpulkan (untuk dihisab), dan itulah hari yang disaksikan (oleh semua makhluk). Dan Kami tidak akan menunda, kecuali sampai waktu yang sudah ditentukan. Ketika hari itu datang, tidak seorang pun yang berbicara, kecuali dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang sengsara dan ada yang berbahagia. Maka adapun orang-orang yang sengsara, maka (tempatnya) di dalam neraka, di sana mereka mengeluarkan dan menarik nafas dengan merintih, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sungguh, Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Dan adapun orang-orang yang berbahagia, maka (tempatnya) di dalam surga; mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tidak ada putus-putusnya. (QS. Hud: 103-108).

Anda sekarang tidak membutuhkan syarat atau ikatan yang lebih banyak kecuali dengan meninggalkan agama lama anda dan masuk Islam dengan mengucapkan syahadat ‘Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan (yang patut disembah) melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.

Perlu anda ketahui, dengan itu anda telah meninggalkan keyakinan anda sebelumnya, dan agama manusia seluruhnya, tidak tersisa bagi anda Tuhan yang disembah, tidak ada Tuhan yang anda yakini dan shalat kepadanya, kecuali Tuhan seluruh alam. Dan anda tidak mempunyai Rasul yang perlu diikuti melainkan Nabinya orang Islam Muhammad bin Abdullah sallallahu’alaihi wa sallam. Anda tidak punya agama dan tidak ada syariat yang anda ikuti kecuali agama Islam. Allah berfirman:

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

آل عمران/85

“Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi” (QS. Ali Imron: 85)

Kami senang kepada anda, bersegera untuk mandi sekarang, untuk memulai lembaran baru, bersih jernih baik secara lahir maupun batin.

Waktu anda masuk Islam, maka anda memulai bersama Tuhan seluruh alam dengan janji yang baru. Kami bahagia dengan semua pertanyaan yang kami dapatkan dari anda. pertanyaan tentang masalah agama anda, apa yang anda butuhkan dari masalah ibadah anda, muamalat anda. Maka janganlah terlambat bertanya kepada kami dan mengirimkan apa yang ada dapatkan dari berbagai macam permasalahan dan problematika anda. .

Kalau sekiranya ada Islamic Center yang dekat dengan anda, alangkah lebih baiknya kalau anda berinteraksi bersama mereka, bercampur bersamanya. Maka akan membantu anda terhadap apa yang anda butuhkan tentang masalah agama anda. dan akan mempersiapkan untuk anda kondisi lingkungan yang sesuai dengan agama yang anda masuk di dalamnya. Kami memohon kepada Allah agar membukakan dada anda untuk masuk Islam dan memberi petunjuk kepada hati anda serta memberikan taufiq dengan apa yang dicintai dan diridhoi-Nya.

Wallahu’alam

Refrensi: Soal Jawab Tentang Islam