Senin 15 Ramadhan 1440 - 20 Mei 2019
Indonesian

Hukum Doa Pada Setiap Dua rakaat Shalat Taroweh

Pertanyaan

Apa hukum berdoa diantara  salam dengan doa seperti ini

(سبحانك ربنا وبحمدك اللهم اغفر لنا)

“Maha  suci Engkau Tuhan Kami dengan pujian kepada-Mu. Ya Allah ampunilah kami.

Teks Jawaban

Alhamdulillah

Doa diantara salam dalam shalat taroweh dengan teks ini

سبحانك ربنا وبحمدك اللهم اغفر لنا 

“Maha  suci Engkau Tuhan Kami dengan pujian kepada-Mu. Ya Allah ampunilah kami.

Tidak ada dasarnya dalam sunah. Bagi imam maupun makmum tidak boleh melakukan terus menerus dengan doa itu. Karena ibadah terbangun dengan tauqif (paten dari Quran dan Hadits). Tidak dianjurkan kecuali dengan apa yang disyareatkan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam. Sementara berkomitmen dengan ibadah tertentu, pada waktu tertentu tanpa ada dalil. Maka itu termasuk bab bid’ah dan sesuatu yang baru. Dimana Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

  من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد

متفق عليه

“Siapa yang melakukan suatu perbuatan yang tidak ada perintah dari kami, maka ia tertolak.” Muttafaq alaihi

Zikir yang sangat agung ini

سبحانك ربنا وبحمدك اللهم اغفر لنا 

“Maha  suci Engkau Tuhan Kami dengan pujian kepada-Mu. Ya Allah ampunilah kami.

Dimana Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam mengucapkannya waktu rukuk dan sujudnya. Telah diriwayatkan Bukhori, 784 dan Muslim, 484 dari Aisyah radhillahu anha beliau mengatakan,

كان النبي صلى الله عليه وسلم يكثر أن يقول في ركوعه وسجوده : سبحانك اللهم ربنا وبحمدك ، اللهم اغفر لي ، يتأول القرآن

“Biasanya Nabi sallallahu alaihi wa sallam seringkali waktu rukuk dan sujud mengucapkan:

سبحانك ربنا وبحمدك اللهم اغفر لنا 

“Maha  suci Engkau Tuhan Kami dengan pujian kepada-Mu. Ya Allah ampunilah kami.

Mentakwilkan dari Al-Qur’an.

Maksud dari mentakwilkan Qur’an adalah melakukan apa yang diperintahkan dalam Qur’an. Yaitu firman Allah ta’ala :

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ * وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا * فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. QS. An-Nasr: 1-3.

Lihatlah bagaimana meninggalkan sunah pada tempat ini sementara orang-orang berpegang teguh dengan sesuatu yang baru!!

Diantara bid’ah yang dikatakan waktu shalat taroweh adalah ucapan seseorang:

صلاة القيام أثابكم الله

‘Ayo shalat qiyam semoga Allah memberikan pahala kepada anda semua.

Dan ucapan mereka diantara setiap dua rakaat:

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد

‘Ya Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad.

Dengan suara keras. Dan bacaan mereka diantara dua rakaat dengan membaca surat Al-Ikhlas dan Muawwidzatain (Al-Falaq dan Annas).

Atau ucapan imam ‘سبحان الله  (Maha Suci Allah). sementara makmum dibelakang mengulanginya dengan mengucapkan:

سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم

“Maha suci Allah dan Pujian kepada-Nya. Maha suci Allah yang Maha Agung.

Semuanya ini tidak ada dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam. Oleh karena itu Lajnah Daimah mengeluarkan fatwa bahwa hal itu termasuk bid’ah yang diada-adakan.

Fatawa Lajnah Daimah, (7/208-215).

Refrensi: Soal Jawab Tentang Islam

Kirim Catatan