Senin 9 Rabi'uts Tsani 1440 - 17 Desember 2018
Indonesian

Ingin Spesialis Dalam Berdakwah Kepada Orang Kristen

99976

Tanggal Tayang : 25-03-2017

Penampilan-penampilan : 906

Pertanyaan

Saya melihat di Maroko mereka datang dari ujung Eropa untuk krestenisasi. Mereka meniggalkan negara dan kesenangan. Mereka sibuk apa yang di dapatkan dari kebudayaan secara materi kemajuan dalam melayani aqidah mereka. Mereka mengelilingi hal itu dari Afrika dari segala penjuru. Maha benar Allah dalam firman-Nya:
"ولا يزالون يقاتلونكم حتى يردوكم عن دينكم إن استطاعوا"
“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup.” QS. Al-Baqarah: 217
Saya ingin spesialisasi dalam menghadapi orang Kristen. Dengan belajar (khususs) tentang Kristologi. Saya melihat kita sangat membutuhkan spesialisasi seperti ini. Terutama di negara kita, saya telah mendengar dari sebagian pemuda menggantungkan salib dan memakai pakaian yang ada tanda salibnya. Saya memohon kepada anda arahan agar belajar saya tentang Kristologi lebih mantap. Secara umum saya mohon dari anda menaruh program yang mencakupn ilmu agama dan agama Kristen. Terima kasih

Teks Jawaban

Alhamdulillah

Apa yang anda sebutkan maraknya kegiatan dari sebagian misionaris dan semangat mereka dalam bepergian dan pengorbanan telah diketahui dan dikenal. Kalau kondisi mereka seperti ini, padahal mereka berdakwah kepada kebatilan dan berusaha dalam kebatilah. Bagaimana bagi orang Islam yang telah Allah berikan kemulyaan dengan hidayah. Diberi kenikmatan istiqomah, mengetahui jalan kebenaran dan kejujuran. Tidak diragukan lagi, hal itu lebih utama untuk bersegera dan bergerak dengan semangat dan sungguh-sungguh. Mencurahkan yang terbaik dalam menyebarkan jalan agama. Mengajarkan orang, memberi petunjuk kepada manusia. Baik mereka orang Kristen atau lainnya. Dimana Nabi sallallahu alaihi wa sallam telah bersabda:

( انْفُذْ عَلَى رِسْلِكَ حَتَّى تَنْزِلَ بِسَاحَتِهِمْ ثُمَّ ادْعُهُمْ إِلَى الْإِسْلَامِ وَأَخْبِرْهُمْ بِمَا يَجِبُ عَلَيْهِمْ فَوَاللَّهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ ) رواه البخاري (3009) ومسلم (2406

“Berjalanlah dengan tenang dan sopan sampai turun di tamannya. Kemudian ajaklah mereka ke agama Islam dan beritahu kepada mereka apa yang diwajibkan atas mereka. Demi Allah, kalau sekiranya anda dapat memberi petunjuk kepada seseorang itu lebih baik bagi anda dari pada unta merah.” HR. Bukhori, (3009) dan Muslim, (2406).

Jalan dakwah ini adalah jalan para Nabi dan Rasul. Karena mereka lebih sayang kepada makhluk, lebih menjaga untuk memberikan petunjuk kepada orang. Akan tetapi jalan yang membutuhkan bekal ilmu, kesabaran dan keyakinan. Sunggah bagus sekali pertanyaan anda terkait cara khusus dalam menghadapi orang Kristen. Karena sebagian orang berkecimpung dalam kesibukan ini tanpa ada persiapan. Terkadang hal itu dapat menjadikan lari seterunya atau menambah kuat berpegang terhadap kebatilan. Terkadang menjadikan dia lemah dan masuk keraguan padanya.

Oleh karena itu bagi mujahid di jalan Allah, yang berkecimpung berdakwah kepada mereka dibutuhkan bekal berikut ini:

1. Belajar aqidah yang benar dari sumber terpercaya lewat tangan ahli ilmu kalau memungkinkan hal itu

2. Menimbah ilmu agama yang dapat membetulkan ibadah dan muamalahnya. Karena mempelajari hal ini termasuk kewajiban kepada individu. Dan kewajiban ini lebih dikedepankan daripada kewajiban berdakwah kepada orang lain. Telah ada penjelasan manhaj yang harus dilalui pencari ilmu, kitab-kitab terpenting yang dibutuhkan waktu belajar, silahkan merujuk soal no. 14082. Soal no. 20191 dan soal no. 21590.

3. Memperhatikan rujukan Islam spesial dalam berdakwah kepada orang Kristen dan penjelasan kondisinya, menyingkap syubhatnya. Dan rujukan tersebut banyak. Diantaranya, kitab ‘Al-Jawabus Shoheh Liman Baddal Dinil Masih’ karang Syeikhul Islam Ibnu  Taimiyah rahimahullah. ‘Hidayatul Hayari Fi Ajwibatil Yahudi Wan Nasoro’ Karangan Ibnu Qoyim. ‘Idharul Haq’ Karangan Rahmatullah Al-Hindi. ‘Munadoroh Bainal Islam Wan Nasoro’ karangan Sykeh Muhammad Jamil Gozi. ‘Aqoid Watsaniyah Fi Diyanah Nasroniyah’karangan Muhammad Tohir Tanir. Ceramah-ceramah tentang Nasroni karangan Syekh Abu Zahrah. ‘Mausuah Muyassarah Fi Adyan Wal Mazahib Muasorah’, Nasroniyyah Min Tauhid Ila Tastlits’ karangan Dr. Muhammad Ahmad Al-Haj. ‘Muhammad Fil Kutub Al-Muqoddas’ Prof. Abdul Ahad Dawud. ‘Dirosat Fil Adyan’ Yahudi wan Nasroni karangan Dr. Saud Khalaf. ‘Rasail Wal Munadorat’ Syekh Ahmad Dedat. Sebagaimana memungkinkan mengambil faedah pada sebagian website khusus ini diantaranya:

http://www.alhakekah.com/

http://www.ebnmaryam.com/web/

http://www.khayma.com/nsara/

4. Orang yang berdebat hendaknya membekali dengan adab yang moderat. Melihat seterunya dengan penuh kasih dan sayang. Dia ingin sangat menjaga untuk mendapat petunjuk. Bersungguh-sungguh dalam menyampaikan kebenaran. Seperti dokter yang sayang mengobati pasiennya dan tidak menghinanya. Jangan merasa lebih tinggi dan sombong bahkan berdakwah ke jalan Tuhannya dengan bijaksana serta mauidhoh hasanah. Dan berjidal (berdebat) secara baik. Sebagaimana Firman-Nya:

(وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ وَقُولُوا آمَنَّا بِالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَأُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَهُنَا وَإِلَهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ ) العنكبوت/46

“Dan janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri." QS. AL-Ankabut: 46

Qurtubi dalam tafsirnya mengatakan, “Diperbolehkan (berdebat)  ahli kitab dengan yang lebih baik yang bermakna berdoa kepada Allah untuk mereka. Dan memperhatikan atas hujah dan ayatnya. Berharap sambutan mereka kepada keimanan. Bukan dengan cara kasar dan kebencian.” Selesai

Banyak dari kalangan orang Kristen ketika memperhatikan hujah (dalil) orang Islam, mengetahui kecurangan yang ada, dia beriman dan mendapatkan petunjuk, berhasil dan beruntung. Sehingga metode terbaik dalam berdakwah mempunyai dampak yang besar akan hal itu.

Kita kembali dan menguatkan sekali lagi disini akan urgensi berbekal dengan ilmu agama. Dan mempelajari dengan spesialisasi (khusus) dalam masalah ini. Sehingga sekarang sudah menjadi disiplin ilmu tersendiri. Dan di negara barat. Sebelum anda memasukinya. Karena kalau anda sudah memasukinya dalam bidang ini sebelum layak dan belajar yang cukup, akan berbalik kepada pelemahan anda ke agama benar yang anda ingin menyebarkan dan menjaganya.

Bersungguh sungguhlah berhubungan dengan para pakar yang terpercaya agama dan ilmunya di negara anda, agar dapat membantu anda dalam masalah ini dan memberi arahan apa yang dibutuhkannya.

Kita memohon kepada Allah agar anda mendapatkan taufik dan pertolongan, ketetapan dan petunjuk.

aWallahu a’lam.

Refrensi: Soal Jawab Tentang Islam

Kirim Catatan