Rabu 4 Rabi'uts Tsani 1440 - 12 Desember 2018
Indonesian

Penjelasan Lajnah Daimah Lil Ifta (Lembaga Fatwa Arab Saudi) Seputar Masalah Yang Terjadi Di Gazza Berupa Pembunuhan, Blokade dan Pengusiran

128036

Tanggal Tayang : 12-01-2016

Penampilan-penampilan : 4490

Pertanyaan

Penjelasan Lajnah Daimah Lil Ifta (Lembaga Fatwa Arab Saudi) Seputar Masalah Yang Terjadi Di Gazza Berupa Pembunuhan, Blokade dan Pengusiran

Teks Jawaban

Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta Arar Saudi mengeluarkan penjelasa resmi seputar kejadian di Gaza berupa blokade dan pengusiran. Berikut isinya;

 “Segala puji Allah Tuhan semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi dan Rasul paling mulia, Nabi Muhammad beserta keluarga dan para shahabatnya dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.

Wa ba’du;

Sesungguhnya Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiyah Wal Ifta Di Arab Saudi memantau dengan perasaan sedih dan pedih apa yang dialami saudara kami kaum muslimin di Palestina dan di Gaza secara khusus berupa tindak kejahatan, pembunuhan terhadap anak-anak dan wanita serta berbagai pelanggaran HAM, dirobohkannya rumah-rumah dan berbagai instalasi serti terror terhadap orang-orang tak berdoa. Tak diragukan lagi, ini semua adalah tindakan kejahatan, kezaliman terhadap bangsa Palestina.

Peristiwa menyedihkan ini menuntuk setiap kaum muslimin untuk membela saudara-saudara mereka di Palestina serta tolong menolong untuk membantu mereka dan berusaha sungguh-sungguh menhilangkan kezaliman dengan berbagai sebab dan cara yang mungkin sebagai wujud dari ukhuwah Islamiyah serta ikatan iman. Allah Taala berfirman,

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ (سورة الحجرات: 10)

“Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara.” SQ. Al-Hujurat: 10

Dia juga berfirman,

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ (سورة التوبة: 71)

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. “ SQ. At-Taubah: 71

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا وشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ (متفق عليه)

“Mukmin dengan mukmin lainnya, bagaikan satu bangunan yang satu sama lain saling menguatkan.” Lalu beliau merangkai jemarinya.” (Muttafaq alaih)

Beliau juga bersabda,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بالْحُمَّى و السَّهَرِ (متفق عليه)

“Perumpamaan orang-orang beriman dalam cinta dan kasih sayangnya bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan demam dan tidak dapat tidur.” (Muttafaq alaih)

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ (رواه مسلم)

“Muslim adalah saudara muslim lainnya, dia tidak menzaliminya, tidak meninggalkannya dan tidak menghinakannya.” (HR. Muslim)

Pembelaan terhadap mereka mencakup berbagai aspek sesuai kemampuan dan mempertimbangkan kondisi, baik bersifat materi atau maknawi. Baik dari kaum muslimin secara umum berupa harta, makanan, obat, pakaian dan lainnya. Atau dari sisi pemerintahan Islam dengan memberikan kemudahan sampainya bantuan untuk mereka serta sikap yang jelas untuk menolong mereka dan mengatasi problema mereka dalam berbagai pertemuan, konferensi, baik iternasional atau lokal. Semua itu merupakan bentuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa yang diperintahkan dalam firman Allah Ta’ala,

وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى (سورة المائدة: 2)

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.” SQ. AL-Maidah: 2

Termasuk di antara pembelaannya adalah memberikan nasehat kepada mereka dan apa saja yang terkait untuk kebaikan mereka. Yang sangat penting juga adalah mendoakan mereka sepanjang waktu agar penderitaan mereka diangkat dan kesuitan mereka diatasi serta kehidupan mereka kembali membaik serta perbuatan dan perkataan mereka diberikan kebenaran.

Kami nasehatkan kepada kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah Ta’ala dan kembali kepadaNya. Kami juga nasehatkan agar mereka bersatu di atas kebenaran dan meninggalkan permusuhan dan pertikaian di antara mereka sehingga memberika kesepatan musuh untuk meningkatkan kejahatannya dan meremehkan mereka

Kamu anjurkan agar saudara-saudara kami untuk melakukan sebab-sebab untuk mengatasi penyerbuan mereka terhadap tanah air mereka disertai dengan keikhlasan dalam beramal karena Allah Ta’ala, mencari ridhanya dan minta tolong dengan sabar dan shalat serta bermusyawarah kepada para ulama, ilmuan dan orang-orang bijak dalam semua perkara mereka. Karena itu semua merupakan tanda-tanda mendapatkan taufiq dan kebenaran. 

Kami juga serukan kepada para cerdik pandai di masyarakat internasional untuk memperhatikan bencana ini dengan pandangan mata hati dan objektifitas agar bangsa Palestina diberikan hak-haknya, dihindari dari kezaliman sehingga mereka dapat hidup dengan mulia. Pada waktu bersamaan kami ucapkan terimakasih kepada siapa saja yang telah berjasa dalam membela dan membantu mereka, baik dalam tataran Negara atau individu.

Kami mohon kepada Allah dengan nama-namaNya yang mulia dan sifat-sifatNya yang agung semoga nestapa dijauhkan dari umat ini dan dimuliakan agamaNya serta tinggikan kalimatnya dan tolong pada waliNya, sedangkan musuh-musuhnya dikalahkan, rencana mereka dapat digagalkan dan kaum muslimin selamat dari kejahatan mereka. Allah Maha Pelindung dan Maha Kuasa.

Semoga shalawat terlimpahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta para shahatnya, keluarganya dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Mufti Kerajaan Arab Saudi

Ketua Majelis Ulama

Syekh Abdulazzi bin Abdullah bin Muhammad Alu Syaikh.

Refrensi: Dan anggota Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta

Kirim Catatan